Belajar Sabar Dengan Memancing

Memancing, bisa menjadi alternatif rekreasi sekaligus melatih kesabaran. Seperti yang dilakukan puluhan siswa Al Ummah

Belajar Sabar Dengan Memancing

Memancing, bisa menjadi alternatif rekreasi sekaligus melatih kesabaran. Seperti yang dilakukan puluhan siswa BATITA-KB-TK Al Ummah tanggal 18-19 Januari 2012. Pengunjung Kolam Pancing Putri Sari Indah-Cerme yang sedang asyik memancing, ganti asyik mengamati wajah lucu anak-anak yang sedang tekun memancing.

“Aku sudah sabar, tapi kok belum dapat ikan?” protes Toti, siswa kelompok B1 yang takjub melihat ikan-ikan besar hasil tangkapan teman-temannya. “Horee aku dapat…” teriak Devano sambil memamerkan 3 ikan kecil sepanjang jari telunjuk.

“Alhamdulillah anak-anak sangat semangat meski cuaca cukup panas. Dengan begini anak-anak jadi tahu kalau ikan yang biasa ada di piring mereka perlu kesabaran dan kesungguhan untuk mendapatkannya” papar Eka Wahyuningsih, ketua pelaksana.Siswa TKIT Al Ummah memancing

Ustadzah Eka menambahkan, sebelumnya sekitar tiga minggu anak belajar banyak tentang ikan. Jenis ikan sesuai habitatnya, cara memelihara dan mendapatkannya, gizi di dalamnya, hasil olahan, hingga anatomi tubuh ikan telah dijelaskan dalam materi pagi setiap hari. “Yang lebih penting anak tahu manfaat ikan, terutama kandungan protein yang sangat penting bagi otak anak” tambahnya.

Tak ketinggalan, mama di rumah juga mendapat oleh-oleh ikan bawal dan ikan kakap hasil tangkapan anak-anak. “Ribet membersihkannya, tapi anak-anak seneng “ kata Ibu Lili, mama Alief. “Alhamdulillah Dafi senang diajak bakar ikan di rumah” komentar Bu Nazila, mama Daffi. (fa)

Comments are closed.