ASYIKNYA BERMAIN DOLANAN LAWAS

Seperti yang kita ketahui bahwa dolanan lawas penuh dengan strategi, membangun leadership, kekompakan dan yang terpenting yakni membangun stimulus perkembangan anak, terutama anak usia dini

ASYIKNYA BERMAIN DOLANAN LAWAS

Sekali lagi, Sekolah Al Ummah kembali membuat kegembiraan sekaligus edukasi kepada siswanya, kali ini dengan tema asyiknya bermain dolanan lawas. yang tidak hanya dimainkan oleh anak tentunya ini dimainkan oleh orangtua anak. Tak hanya dolanan lawas yang disajikan, namun juga makanan ala rasa tempo dulu yang disiapkan. Sabtu pagi ini (27/2/2016) Sekolah Al Ummah serasa di era 90an.

Banyak dolanan lawas yang dimainkan seperti enggrang, dakonan, cublek-cublek suweng, gobag sodor, nekeran dan lain2, permainan yang mengingatkan memori masa kecil para orangtua sehingga banyak orangtua yang tertarik memainkan permainan. “ salut buat ustadzah yang sudah membantu kami memberikan apa yang belum bisa kami kenalkan pada anak-anak kami” ujar Muklisin salah seorang wali murid.

Tema kali ini didasarkan atas keprihatinan guru terhadap aneka jenis permainan ramah anak yang mulai berkurang, kalaupun ada anak kurang mengenal permainan-permainan lawas tersebut, karena anak lebih mengenal permainan yang ada digadget. Dan sementara itu lahan tempat bermain anak sudah mulai berkurang sehingga anak menjadi semakin terbatas aneka bermainnya.
” Padahal kita semua tahu bahwa dolanan lawas penuh dengan strategi, membangun leadership, kekompakan dan yang terpenting yakni membangun stimulus perkembangan anak, terutama anak usia dini “ tutur Arum Wardati, ketua kegiatan perayaan tema.

Makanan rasa tempo dulu juga ikut memeriahkan acara perayaan tema kali ini, ada serabi kuno, petulo, pukis dan masih banyak lagi yang sengaja disiapkan oleh guru untuk mendukung acara ini.

Comments are closed.